Palembang, Wartasumatranews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Sumatera Selatan. Callysta Queenycia, pelajar SMP Metrawira School Palembang, berhasil meraih Runner-Up 1 Putri Anak Indonesia Sumatera Selatan 2026 setelah bersaing di babak Grand Final bersama empat finalis lainnya.
Remaja berusia 12 tahun yang akrab disapa Callysta ini menunjukkan tidak hanya kemampuan tampil di atas panggung, tetapi juga kepedulian sosial melalui advokasi yang diusungnya bertajuk “Queenstale: Ruang Berbagi Cerita dan Kepedulian.”“Melalui Queenstale, saya ingin mengajak teman-teman untuk berani berbagi cerita dan saling peduli satu sama lain,” ujar Callysta.
Putri dari pasangan Mario dan Dewi Sartika ini menjadikan ajang tersebut sebagai wadah untuk mengembangkan diri sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sebayanya. Ia berharap advokasi yang digagasnya dapat menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri.
Dalam kesehariannya, Callysta aktif menyalurkan minat di bidang seni, khususnya menari dan menyanyi. Dukungan keluarga menjadi salah satu pendorong utama dalam perjalanan prestasinya.
Keberhasilannya melaju hingga posisi Runner-Up 1 menjadi bukti kerja keras dan konsistensi yang ia bangun sejak awal kompetisi. Ia pun membagikan pesan sederhana namun bermakna bagi teman-teman seusianya.
“Terus semangat dan teruslah bersinar,” ucapnya.
Menatap ajang tingkat nasional, Callysta menyatakan kesiapan dirinya dengan fokus pada penguatan mental dan kepercayaan diri.
“Saya siap maju ke tingkat nasional dengan mempersiapkan mental dan meningkatkan rasa percaya diri,” ujarnya.
Ke depan, Callysta berkomitmen untuk terus mengembangkan program Queenstale agar dapat menjangkau lebih banyak anak dan mendorong mereka untuk berani tampil serta mengikuti ajang-ajang positif serupa.Ia juga menyampaikan harapan besarnya untuk dapat meraih prestasi lebih tinggi sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Saya ingin memenangkan Putri Anak Indonesia 2026, menjadi pribadi yang lebih baik, dan bisa memotivasi lebih banyak anak,” katanya.
Ajang Putri Anak Indonesia Sumatera Selatan sendiri menjadi salah satu platform pembinaan karakter dan bakat anak, yang tidak hanya menilai penampilan, tetapi juga kepedulian sosial serta kemampuan berkomunikasi generasi muda. (Robi)


