HUT ke-80 Sumsel, Karo Perekonomian Dorong Sinergi Ekonomi untuk Maju Lebih Cepat

Palembang, Wartasumatranews.com – Provinsi Sumatera Selatan resmi menginjak usia delapan dekade pada hari ini, 15 Mei 2026. Mengusung visi besar bertajuk “Sumsel Tangguh, Maju Lebih Cepat”, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 ini menjadi momentum krusial bagi Bumi Sriwijaya untuk merefleksikan sejarah panjangnya sembari memacu mesin pembangunan di segala lini.‎‎​

Perayaan tahun ini tampil berbeda dengan perpaduan apik antara syukuran spiritual, pelestarian budaya, dan penguatan birokrasi yang humanis. Semangat ini tercermin dalam rangkaian acara yang padat, mulai dari kompetisi seni antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga perhelatan akbar Festival Sriwijaya yang dijadwalkan berlangsung pada 15-17 Mei 2026.‎‎​

Kepala Biro (Karo) Perekonomian Setda Provinsi Sumatera Selatan, Hengky Putrawan, S.Pt, M.Si, M.M, menyampaikan bahwa angka 80 tahun bukan sekadar perayaan angka, melainkan simbol kematangan ekonomi dan sosial masyarakat Sumsel. Menurutnya, tema tahun ini adalah representasi dari daya tahan (resilience) masyarakat dalam menghadapi tantangan global.‎‎​

“HUT ke-80 ini adalah titik balik untuk kita tidak hanya berjalan, tapi berlari. Ekonomi yang tangguh lahir dari masyarakat yang bangga akan jati dirinya. Melalui Festival Sriwijaya dan berbagai perlombaan seni antar-OPD, kita ingin memastikan bahwa mesin birokrasi kita tetap memiliki ruh budaya dan empati terhadap nilai-nilai lokal,” ujar Hengky Putrawan saat ditemui di sela-sela persiapan acara.

‎‎​Ia menambahkan bahwa akselerasi pembangunan yang dicita-citakan memerlukan kolaborasi lintas sektor. ‎‎”Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita ingin pembangunan yang ‘Maju Lebih Cepat’ ini bersifat inklusif, dirasakan hingga ke pelosok desa, dari komoditas pangan hingga industri kreatif,” imbuhnya.‎‎​

Rangkaian HUT Sumsel ke-80 dirancang untuk menyentuh seluruh lapisan elemen masyarakat:‎‎

1. ​Festival Sriwijaya (15-17 Mei): Menjadi etalase kekayaan seni dan sejarah, menghadirkan kembali kejayaan maritim dan budaya masa lalu dalam balutan inovasi modern

‎‎2. ​Lomba Lagu Nasional & Daerah: Kompetisi antar-OPD yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membumikan kembali lagu-lagu daerah kepada generasi muda.

‎​‎3. Sumsel Bermunajat: Sebuah gerakan spiritual kolektif berupa doa bersama sebagai wujud syukur atas kedamaian dan kesejahteraan yang telah dicapai selama ini.‎​‎​

Penetapan tanggal 15 Mei sebagai hari jadi didasarkan pada Peraturan Daerah (Perda) Sumsel No. 5 Tahun 2007. Sejak ditetapkan secara hukum, tanggal ini menjadi pengingat kolektif bagi 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk terus bersinergi.

‎‎”​Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap, di usia yang ke-80 ini, seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat semangat gotong royong. Harapannya, Sumsel tidak hanya menjadi lumbung pangan dan energi nasional, tetapi juga menjadi barometer pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak di Indonesia,” pungkasnya.‎ (Robi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *