Apel Dan Simulasi Ayo Siaga Bencana Dalam Rangka Hari Palang Merah Remaja (PMR) Ke-76 Tahun 2026

Palembang, Wartasumatranews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Komitmen ini ditegaskan kembali dalam kegiatan pembinaan dan pertemuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Provinsi Sumsel yang dipusatkan di SMA Negeri 13 Palembang.‎‎​

Ketua PMI Provinsi Sumsel, Hj. Feby Herman Deru, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan panjang pembinaan relawan muda yang kini memasuki usia 76 tahun—sejak awal berdiri sebagai Palang Merah Pemuda—telah berevolusi secara matang. Implementasi pedoman pembinaan PMR dan relawan yang diterapkan secara konsisten oleh PMI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota menjadi kompas utama pergerakan kemanusiaan ini.‎‎​

“Palang Merah bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler biasa. PMR adalah wadah pembinaan generasi muda yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kerukunan melalui Tri Bakti PMR,” ujar Hj. Feby Herman Deru di hadapan ratusan anggota PMR yang hadir.‎‎​

Beliau menekankan pentingnya peran PMR sebagai Garda terdepan di lingkungan sekolah, terutama dalam memberikan pertolongan pertama dan merespons situasi darurat tanpa mementingkan diri sendiri. Melalui momentum ini, ia mengajak seluruh anggota untuk memperbarui komitmen, memperkuat solidaritas, dan menjadi teladan kebaikan di lingkungan sekitar.‎‎​

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 13 Palembang, H. Ridwan Nawawi, S.Ag., M.Si., menyambut baik dan menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan besar yang diberikan oleh PMI Provinsi Sumsel. Menjadi tuan rumah bagi agenda berskala provinsi merupakan sebuah kehormatan tersendiri bagi sekolah yang dipimpinnya.

‎‎​”Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan apresiasi ini. SMAN 13 dipilih tentu karena kesiapan fasilitas lapangan kami yang luas, serta adanya penghargaan terhadap prestasi-prestasi yang berhasil diraih sekolah selama ini,” ungkap H. Ridwan Nawawi.

‎‎​Sebagai bentuk kenang-kenangan dan aksi nyata peduli lingkungan, dalam kegiatan ini juga dilakukan penanaman pohon buah-buahan di area sekolah. Langkah inovatif ini diharapkan dapat menambah penghijauan sekaligus menjadi simbol tumbuh suburnya nilai-nilai kemanusiaan di sekolah tersebut.‎‎​

H. Ridwan Nawawi berharap, kegiatan ini dapat menjadi ajang saling berbagi (sharing) pengalaman dan pengetahuan antarsekolah. Melalui interaksi langsung dengan organisasi PMR, para siswa diharapkan dapat memetik pelajaran berharga mengenai arti penting organisasi, solidaritas, serta daya saing yang sehat demi kemajuan bersama. (Robi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *